Jumat, 3 April 2026

Apa Itu Jembatan Bailey? Presiden Prabowo Mau Borong untuk Buka Akses Wilayah Bencana di Sumatera

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:15

JEMBATAN BAILEY - Pemerintah melalui Presiden Prabowo Subianto berencana membeli jembatan Bailey dalam jumlah besar untuk mempercepat akses ke wilayah terdampak bencana di Sumatera/ Fokus Jabar

MEGAPOLITIK.COM -  Pemerintah melalui Presiden Prabowo Subianto berencana membeli jembatan Bailey dalam jumlah besar untuk mempercepat akses ke wilayah terdampak bencana di Sumatera.

Langkah ini mendapat dukungan penuh dari Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, yang menilai keberadaan jembatan darurat ini sangat krusial.

Jembatan Bailey: Solusi Cepat untuk Wilayah Terisolasi

Jembatan Bailey adalah jenis jembatan modular berbahan baja yang dapat dipasang dengan cepat dan fleksibel di lokasi sulit.

Jembatan ini dirancang agar mudah dipindah, ringan, namun kuat menahan kendaraan berat, termasuk truk atau kendaraan militer.

Sejarah jembatan ini bermula dari Perang Dunia II, ketika insinyur Inggris Donald Bailey mengembangkan jembatan portable untuk mendukung pergerakan pasukan dan kendaraan militer.

Saat ini, jembatan Bailey tidak hanya digunakan untuk keperluan militer, tetapi juga penanganan bencana dan pembangunan darurat, seperti di sungai, jurang, atau wilayah terisolasi akibat longsor dan banjir.

Berapa Harga Jembatan Bailey?

Jembatan Bailey adalah jembatan modular berbahan baja yang mudah dipasang, kuat, dan fleksibel.

Diolah dari beberapa sumber, harga jembatan ini bervariasi tergantung panjang, lebar, spesifikasi, dan sertifikasi.

  • Jembatan standar 20 meter satu jalur: kisaran Rp 250 juta – Rp 350 juta per unit.
  • Jembatan 50 meter dua jalur: bisa mencapai Rp 800 juta – Rp 1,2 miliar per unit.
  • Harga material dari luar negeri: sekitar USD 1.400 – 1.800 per ton.

Beberapa faktor yang memengaruhi harga antara lain: panjang dan lebar jembatan, standar sertifikasi (misalnya BS5400), biaya transportasi dan pemasangan di lokasi bencana, serta jumlah pemesanan. Pembelian massal, seperti yang dilakukan pemerintah, biasanya memberikan harga lebih kompetitif.

 

Dukungan DPR untuk Pembelian Massal

Ketua Banggar DPR RI, Said Abdullah, menegaskan dukungannya terhadap rencana Presiden Prabowo.

“Kita mendukung upaya Presiden Prabowo untuk membeli jembatan Bailey lebih banyak guna kebutuhan membuka akses daerah-daerah terisolasi di Sumatera,” kata Said pada Rabu (31/12/2025).

Menurut Said, kecepatan menjadi faktor kunci dalam penanganan bencana, sehingga pemerintah tidak boleh terjebak dalam prosedur birokrasi yang berbelit.

Dengan jembatan Bailey, akses ke wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau bisa terbuka lebih cepat, mempercepat distribusi bantuan dan pemulihan.

Pemerintah Siapkan 100 Jembatan untuk Sumatera

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengungkapkan pemerintah akan membeli 100 jembatan Bailey dari luar negeri atas perintah Presiden Prabowo melalui Kementerian Pertahanan.

“Dan juga dari Presiden langsung melalui Kemenhan akan dicari 100 Bailey dari luar, untuk mendukung di bencana ini,” kata Maruli dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025).

Jembatan-jembatan ini rencananya akan dipasang di berbagai wilayah Indonesia yang membutuhkan, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, untuk mempercepat pemulihan dan memudahkan distribusi bantuan bagi masyarakat terdampak bencana.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap akses cepat ke wilayah terisolasi di Sumatera dapat tercapai, sekaligus meminimalisir kerugian akibat bencana alam yang kerap terjadi di Pulau Sumatera. (tam)

 

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink