Kamis, 2 April 2026

Daftar Presiden Pernah Ditangkap Amerika Serikat! Maduro hingga Saddam Hussein Masuk Daftar Terbaru

Minggu, 4 Januari 2026 - 13:7

KOLASE - Deretan potret kepala negara pernah ditangkap Amerika Serikat, terbaru Presiden Venezuela, Nicolás Maduro/ Kolase oleh Megapolitik.com

MEGAPOLITIK.COM -  Klaim penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh Amerika Serikat kembali menggemparkan dunia.

Presiden AS Donald Trump menyebut Washington telah melancarkan serangan berskala besar ke Venezuela dan mengklaim bahwa Maduro beserta istrinya telah ditangkap serta diterbangkan keluar dari negara tersebut.

Pernyataan ini langsung memicu reaksi global dan memperbarui perdebatan lama soal intervensi Amerika Serikat di luar negeri.

Jika klaim tersebut terbukti, Nicolás Maduro akan masuk dalam daftar presiden atau kepala negara yang pernah ditangkap oleh Amerika Serikat.

Sepanjang sejarah, terdapat sejumlah nama pemimpin dunia yang kerap dikaitkan dengan tindakan serupa oleh Washington.

Nicolás Maduro (Venezuela – 2026)

Nama Nicolás Maduro menjadi entri terbaru dalam daftar kontroversial ini. Tuduhan terhadap Maduro sejatinya telah bergulir sejak Maret 2020, sebagaimana tercantum dalam keterangan resmi US Department of State.

Amerika Serikat mendakwa Maduro atas berbagai pelanggaran berat, mulai dari narkoterorisme, konspirasi impor kokain ke AS, hingga kepemilikan senapan mesin dan perangkat destruktif.

Ia juga dituding terlibat dalam konspirasi penggunaan senjata mesin dan alat perusak terhadap Amerika Serikat.

Tuduhan tersebut diperkuat oleh pernyataan Jaksa Agung AS, Pamela Bondi, yang disampaikan melalui akun X resminya, @AGPamBondi. Bondi menyatakan bahwa Maduro dan istrinya, Cilia Flores, telah didakwa di Distrik Selatan New York.

“Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores, telah didakwa di Distrik Selatan New York. Nicolás Maduro didakwa atas konspirasi narkoterorisme, konspirasi impor kokain, kepemilikan senjata api dan perangkat destruktif, serta konspirasi penggunaan senjata mesin dan perangkat destruktif terhadap Amerika Serikat,” tulis Bondi.

Kasus ini menjadi landasan utama sikap keras Washington terhadap pemerintahan Maduro, sekaligus memperkuat narasi AS bahwa pemimpin Venezuela tersebut terlibat dalam kejahatan lintas negara.

 

Saddam Hussein (Irak – 2003)

Kasus paling terkenal dalam daftar ini adalah Saddam Hussein, Presiden Irak yang ditangkap pasukan Amerika Serikat pada 2003.

Operasi militer AS ke Irak dilakukan dengan dalih kepemilikan senjata pemusnah massal, meski klaim tersebut kemudian menuai kontroversi.

Saddam ditangkap di dekat Tikrit dan diadili setelah kejatuhan rezimnya.

Penangkapan ini menjadi simbol berakhirnya kekuasaan Saddam Hussein, namun juga memicu instabilitas berkepanjangan di Irak.

Manuel Noriega (Panama – 1990)

Nama Manuel Noriega, Presiden Panama, masuk daftar setelah ditangkap dalam Operasi Just Cause pada 1990.

Amerika Serikat menuding Noriega terlibat dalam perdagangan narkoba, pencucian uang, serta dianggap mengancam kepentingan AS di Terusan Panama.

Noriega sempat bersembunyi selama beberapa hari, termasuk di dalam nunciature Vatikan (misi diplomatik), sebelum menyerah pada 3 Januari 1990

Setelah Noriega menyerah, ia lalu diterbangkan ke Amerika Serikat untuk diadili, menjadikannya salah satu contoh paling nyata intervensi militer langsung AS terhadap kepala negara asing.

Emilio Aguinaldo (Filipina – 1901)

Kasus paling awal dalam sejarah adalah Emilio Aguinaldo, Presiden pertama Filipina.

Ia ditangkap pasukan Amerika Serikat pada 1901 dalam konteks Perang Filipina–Amerika, ketika Washington memperluas pengaruh kolonialnya di Asia Tenggara.

Penangkapan Aguinaldo menandai berakhirnya perlawanan terorganisir Filipina dan mengukuhkan dominasi Amerika Serikat di wilayah tersebut pada awal abad ke-20.

Bayang-bayang Intervensi Amerika Serikat

Daftar ini menunjukkan bahwa penangkapan presiden atau kepala negara oleh Amerika Serikat bukan fenomena baru, meski selalu memicu kontroversi internasional.

Setiap kasus memiliki latar belakang politik dan hukum yang berbeda, namun semuanya memperlihatkan peran dominan AS dalam geopolitik global.

Klaim terbaru terkait Nicolás Maduro diprediksi akan terus menjadi sorotan dunia, terutama menyangkut legalitas internasional, stabilitas kawasan Amerika Latin, serta preseden berbahaya dalam hubungan antarnegara. (tam)

 

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink