Jumat, 10 Juli 2026

Dari Timah hingga Chromebook, Ini Perkara Besar yang Pernah Ditangani Jampidsus Febrie Adriansyah di Kejaksaan Agung

Kasus Besar yang Pernah Ditangani Febrie Adriansyah

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:11

BERBICARA - Mengungkap perjalanan Febrie Adriansyah dalam mengusut sejumlah kasus besar di Kejaksaan Agung/ Foto: IST

MEGAPOLITIK.COM - Nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, menjadi perhatian publik setelah penyidik Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri menggeledah sejumlah lokasi dalam penyidikan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). 

Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita uang tunai, emas, serta sejumlah aset lain yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang diselidiki. 

Perkembangan terbaru ini membuat rekam jejak Febrie Adriansyah selama memimpin penanganan perkara korupsi besar kembali menjadi sorotan. 

Sejak dipercaya menjabat sebagai Jampidsus, Febrie Adriansyah dikenal memimpin berbagai penyidikan kasus korupsi berskala besar yang melibatkan perusahaan pelat merah, kementerian, hingga sektor energi dan pertambangan. 

Sejumlah perkara yang ditangani Febrie Adriansyah bahkan mencatat nilai kerugian negara yang fantastis dan menjadi salah satu pengungkapan terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Berikut daftar perkara besar yang pernah diusut Febrie Adriansyah, baik saat menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) maupun ketika masih menjabat sebagai Direktur Penyidikan Jampidsus

1. Korupsi Tata Niaga Timah 

Kasus dugaan korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk periode 2015–2022, salah satu kasus yang ditangani Kejaksaan Agung di bawah kepemimpinan Jampidsus Febrie Adriansyah.

Penyidikan dimulai pada 2024 dan menyeret puluhan tersangka, baik perorangan maupun korporasi. 

Perkara ini juga berkembang hingga penetapan lima korporasi sebagai tersangka.

2. Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah dan Produk Kilang PT Pertamina

Kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) periode 2018–2023.

Salah satu kasus yang ditangani Kejaksaan Agung di bawah kepemimpinan Jampidsus Febrie Adriansyah.

Penyidikan diumumkan pada Februari 2025 dan terus berkembang dengan penetapan sejumlah tersangka dari internal Pertamina maupun pihak swasta. 

3. Korupsi Pengadaan Laptop Chromebook Kemendikbudristek

Kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) periode 2019–2022.

Menjadi salah satu perkara besar yang ditangani Kejaksaan Agung di bawah kepemimpinan Jampidsus Febrie Adriansyah.

Penyidikan dimulai pada Mei 2025 dan mengusut dugaan penyimpangan dalam proyek digitalisasi pendidikan senilai hampir Rp9,9 triliun.

4. Korupsi BTS 4G Kominfo 

Febrie Adriansyah juga dikenal sebagai salah satu pejabat Kejaksaan Agung yang menangani perkara pembangunan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Kasus ini menyeret sejumlah pejabat, termasuk mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, serta menjadi salah satu perkara korupsi paling menyita perhatian publik.

5. Korupsi Impor Gula

Di bawah kepemimpinan Febrie Adriansyah sebagai Jampidsus, Kejaksaan Agung juga menangani perkara dugaan korupsi kegiatan impor gula yang melibatkan mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong. 

Perkara ini menarik perhatian publik karena menyangkut kebijakan impor komoditas strategis dan proses hukumnya masih menjadi perhatian luas. 

6. Korupsi PT Asuransi Jiwasraya

Kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) menjadi salah satu perkara korupsi terbesar yang pernah diusut Kejaksaan Agung.

Saat masih menjabat sebagai Direktur Penyidikan Jampidsus, Febrie Adriansyah turut memimpin penanganan perkara yang menyebabkan kerugian negara sekitar Rp16,81 triliun dan menyeret sejumlah mantan direksi serta pihak swasta sebagai tersangka.

7. Dugaan Korupsi PT Bank Tabungan Negara (BTN)

Saat masih menjabat sebagai Direktur Penyidikan Jampidsus, Febrie Adriansyah turut menangani penyidikan dugaan korupsi terkait pemberian fasilitas kredit dan gratifikasi di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. 

Perkara ini menyeret mantan Direktur Utama BTN, Maryono, sebagai tersangka dan menjadi salah satu pengungkapan kasus korupsi di sektor perbankan yang ditangani Kejaksaan Agung.

8. Korupsi PT Asabri 

Kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asabri (Persero) menjadi salah satu perkara korupsi terbesar yang pernah diusut Kejaksaan Agung

Saat masih menjabat sebagai Direktur Penyidikan Jampidsus, Febrie Adriansyah turut memimpin penanganan perkara yang menyebabkan kerugian negara sekitar Rp22,78 triliun dan menyeret sejumlah mantan direksi PT Asabri serta pihak swasta sebagai tersangka. (daf)

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink