Kamis, 11 Juni 2026
Advertorial DPRD Samarinda

DPRD Soroti Pengelolaan Teras Samarinda Tahap II, Ingatkan Risiko Jika Hanya Fokus Pembangunan Fisik

Senin, 1 Juni 2026 - 18:29

Potret Teras Samarinda sebagai Lokasi Festival Musik Kreatif Pemuda di Kaltim 2024/IST

MEGAPOLITIK.COMDPRD Kota Samarinda menyoroti rencana pengembangan Teras Samarinda Tahap II yang dinilai tidak cukup hanya berfokus pada penyelesaian pembangunan fisik.

Aspek pengelolaan kawasan setelah dibuka untuk publik dinilai jauh lebih krusial agar fungsi ruang publik dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

DPRD Ingatkan Risiko Jika Hanya Fokus Bangunan

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, menilai kawasan tepian Sungai Mahakam tersebut memiliki potensi besar sebagai ruang publik sekaligus destinasi wisata perkotaan.

Namun tanpa sistem pengelolaan yang matang, fasilitas yang telah dibangun dikhawatirkan tidak memberi manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Yang perlu dipikirkan bukan hanya membangun, tetapi bagaimana mengelolanya setelah beroperasi. Jangan sampai fasilitas yang bagus justru cepat rusak karena tidak ada sistem pengelolaan yang jelas,” ujarnya.

Jadi Salah Satu Ruang Publik Terbesar di Samarinda

Rohim menyebut Teras Samarinda Tahap II yang membentang dari depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur hingga kawasan Dermaga Mahakam Ilir akan menjadi salah satu ruang publik terbesar di pusat kota.

Karena itu, pemerintah daerah diminta menyiapkan konsep pengelolaan sejak awal, termasuk aspek kebersihan, keamanan, kenyamanan pengunjung, hingga penataan pedagang.

“Kita ingin kawasan ini tetap terawat dalam jangka panjang. Harus ada standar kebersihan, keamanan, dan pemeliharaan yang konsisten,” katanya.

UMKM Diminta Tetap Dilibatkan Secara Tertib

Selain pengelolaan, DPRD juga menekankan pentingnya keterlibatan UMKM dalam menghidupkan kawasan tersebut.

Namun, aktivitas ekonomi masyarakat tetap harus ditata agar tidak mengganggu fungsi utama ruang publik.

“UMKM harus diberi ruang, tetapi tetap harus tertata. Jangan sampai kawasan yang seharusnya nyaman untuk masyarakat malah menjadi semrawut,” ujarnya.

Politisi PKS itu juga mendorong pemerintah menyiapkan regulasi yang mengatur pemanfaatan fasilitas publik di kawasan Teras Samarinda.

Tekankan Pentingnya Pengelolaan Jangka Panjang

Rohim mengingatkan bahwa banyak ruang publik di berbagai daerah yang awalnya menjadi kebanggaan, namun kemudian mengalami penurunan kualitas akibat lemahnya pengawasan dan pemeliharaan.

Ia menegaskan bahwa tantangan terbesar bukan pada proses pembangunan, melainkan pada tahap pengelolaan setelah proyek selesai.

“Pengalaman di berbagai daerah menunjukkan bahwa tantangan terbesar bukan saat membangun, tetapi saat merawat dan mengelola fasilitas yang sudah ada,” tegasnya.

Harap Jadi Ikon Kota yang Berkelanjutan

Ia berharap Teras Samarinda Tahap II dapat menjadi ikon kota yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi secara berkelanjutan bagi warga Samarinda. (adv)

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink