Kamis, 2 April 2026

Hubungan Spesial RI-Brasil: Prabowo Mau Masukkan Bahasa Portugis ke Kurikulum

by:
Lisa
Sabtu, 25 Oktober 2025 - 10:53

MERAYAKAN ULTAH - Presiden RI Prabowo Subianto bersama Presiden Brasil Lula Luiz Inacio Lula da Silva/ IG @m.bahrunnajach

MEGAPOLITIK.COM -  Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Brasil semakin diperkuat.

Presiden Prabowo Subianto menginginkan bahasa Portugis sebagai salah satu bahasa prioritas dalam kurikulum pendidikan Indonesia.

Hal itu disampaikan Prabowo saat jumpa pers bersama Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/10/2025).

“Karena pentingnya hubungan ini, saya sudah memutuskan bahasa Portugis menjadi bahasa prioritas di pendidikan kita agar hubungan Indonesia-Brasil lebih erat,” ujar Prabowo.

Kerja Sama Bilateral di Berbagai Sektor

Selain bahasa, pertemuan antara kedua kepala negara juga menghasilkan sejumlah kesepakatan kerja sama.

  • Perdagangan: Kedua negara tengah merundingkan ratifikasi Indonesia-Mercosur Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).
  • Teknologi dan Pertanian: Prabowo menekankan pembelajaran teknologi secara timbal balik, sementara sektor pertanian Brasil dianggap sangat maju.
  • Pertahanan: Indonesia tertarik memanfaatkan industri pertahanan Brasil yang modern. Beberapa alat pertahanan Brasil sudah digunakan di Indonesia.
  • Energi: Kesepakatan signifikan antara PLN dan pihak swasta Brasil ditandatangani, menegaskan kerja sama strategis di bidang energi.

Indonesia dan Brasil akan saling belajar di bidang teknologi, pertanian, pertahanan, dan energi. Ini bagian dari kerja sama strategis kita,” tambah Prabowo.

 

Alasan Bahasa Portugis Masuk Kurikulum

Menteri Luar Negeri Sugiono menjelaskan keputusan ini selaras dengan upaya Prabowo membangun hubungan spesial atau new special relationship antara kedua negara.

“Presiden ingin hubungan baru yang lebih erat. Dengan mengajarkan bahasa Portugis, komunikasi antara Indonesia dan Brasil akan lebih mudah, mendukung diplomasi dan kerja sama ekonomi di masa depan,” ujar Sugiono.

Keputusan ini diharapkan mempermudah interaksi, memperkuat diplomasi, dan memperluas peluang ekonomi antara kedua negara.

Bahasa Portugis bukan hanya soal pendidikan, tetapi juga strategi diplomasi dan pengembangan kerja sama bilateral. (tam)

 

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink