MEGAPOLITIK.COM - Pemerintah Indonesia melalui Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah menjajaki kerja sama dengan Rusia untuk pengembangan fasilitas peluncuran roket atau spaceport di Pulau Biak, Papua.
Kepala BRIN, Arif Satria, menyampaikan bahwa kerja sama ini melibatkan lembaga antariksa Rusia, yakni Roscosmos dan Glavkosmos, sebagai mitra teknis.
Pembahasan tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman yang telah dijalin sebelumnya.
Menurut Arif, Biak dipilih karena memiliki posisi geografis yang strategis, yakni dekat dengan garis khatulistiwa.
Lokasi ini dinilai ideal untuk peluncuran roket karena dapat memanfaatkan rotasi Bumi, sehingga peluncuran menjadi lebih efisien dan hemat bahan bakar.
Masih Tahap Penjajakan dan Persiapan
BRIN menegaskan bahwa rencana pembangunan spaceport ini masih berada pada tahap penjajakan dan persiapan, termasuk penyusunan regulasi serta kajian teknis dan ekonomi.





