Senin, 18 Mei 2026

Iran Dikabarkan Tolak Agenda Perundingan di Pakistan, Upaya Damai dengan AS Kembali Terganggu…

Rencana perundingan di Pakistan tanpa Iran

Senin, 20 April 2026 - 19:23

PERTEMUAN - Perundingan di Pakistan terancam tanpa Iran, AS tetap siapkan delegasi resmi/ Foto: IST

MEGAPOLITIK.COM - Iran menegaskan bahwa saat ini tidak ada rencana untuk berpartisipasi dalam putaran baru perundingan dengan Amerika Serikat yang dijadwalkan berlangsung di Pakistan

Pernyataan tersebut disampaikan melalui media pemerintah Iran di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara yang sebelumnya terlibat dalam gencatan senjata yang rapuh.

Media pemerintah Iran melaporkan bahwa keputusan tersebut muncul setelah tuduhan bahwa Amerika Serikat telah melanggar gencatan senjata, termasuk melalui tindakan militer dan blokade yang dinilai sebagai pelanggaran. 

Iran juga menilai bahwa situasi yang ada saat ini tidak mendukung kelanjutan dialog dalam waktu dekat.

AS Tetap Dorong Perundingan di Islamabad

Sementara itu, Amerika Serikat disebut tetap berencana mengirim delegasi ke Pakistan pada Senin untuk mengikuti kemungkinan putaran baru pembicaraan. 

Negosiasi tersebut sebelumnya digambarkan sebagai upaya untuk mengakhiri konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Delegasi Amerika Serikat dilaporkan akan dipimpin oleh Wakil Presiden JD Vance, bersama utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner. 

Namun, sikap Iran yang menyatakan tidak memiliki rencana untuk hadir menimbulkan ketidakpastian terhadap agenda pertemuan tersebut.

Iran Tuding Amerika Serikat Langgar Gencatan Senjata

Media resmi Iran, IRNA, menyebut bahwa ketidakhadiran Teheran didasarkan pada apa yang mereka sebut sebagai tuntutan berlebihan dari Washington, perubahan sikap yang terus-menerus, serta keberlanjutan blokade laut yang dianggap melanggar gencatan senjata.

Selain itu, Iran juga menuduh Amerika Serikat melakukan pelanggaran terhadap kesepakatan dengan menahan kapal dan membatasi jalur perdagangan di kawasan Selat Hormuz.

Ketegangan Selat Hormuz dan Ancaman Baru

Ketegangan semakin meningkat setelah insiden penahanan kapal kargo Iran oleh Amerika Serikat di dekat Selat Hormuz. 

Iran menyebut tindakan tersebut sebagai pembajakan bersenjata dan mengancam akan memberikan respons serta tindakan balasan.

Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa kapal tersebut telah berada dalam penguasaan penuh AS. 

Ia juga menegaskan bahwa Iran harus segera mencapai kesepakatan damai atau menghadapi konsekuensi lebih lanjut, termasuk ancaman terhadap infrastruktur penting Iran.

Situasi Gencatan Senjata Masih Rapuh

Perundingan yang direncanakan di Pakistan ini disebut sebagai bagian dari upaya terakhir sebelum berakhirnya masa gencatan senjata yang berlaku sementara. 

Namun dengan penolakan Iran untuk berpartisipasi, masa depan proses diplomasi antara kedua negara kembali berada dalam ketidakpastian. (daf)

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink