Kamis, 2 April 2026

Kementerian PU Rancang 50 Kota Prioritas 2025-2029, Termasuk Balikpapan & Samarinda

Rabu, 15 Oktober 2025 - 11:26

BICARA - Menteri PU, Dody Hanggodo/ IG @ dody_hanggodo

MEGAPOLITIK.COMKementerian Pekerjaan Umum (PU) mengumumkan rancangan pembangunan 50 kota prioritas di Indonesia untuk periode 2025–2029. 

Dri 50 kota prioritas itu, dua kota di Kalimantan Timur (Kaltim), yakni Balikpapan dan Samarinda masuk bagian. 

Program ini bertujuan menyeimbangkan pertumbuhan antar kawasan di Tanah Air, khususnya antara Pulau Jawa dan luar Jawa.

Menteri PU, Dody Hanggodo, memaparkan hal ini dalam Indonesia International Sustainability Forum 2025 di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (10/10/2025).

“Kami merancang 50 kota dan kawasan baru dengan visi untuk menyeimbangkan pembangunan antara Jawa dan luar Jawa,” jelas Dody.

Rancangan pembangunan ini menjadi bagian dari visi strategis Kementerian PU, yakni PU608, yang menjadi arah pembangunan nasional hingga 2029.

Program ini juga sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pembangunan infrastruktur sebagai bagian dari ketahanan nasional.

“Instruksi presiden mencakup pembangunan irigasi untuk ketahanan pangan, rehabilitasi sekolah, jalan daerah, zona ketahanan pangan, hingga energi. Setiap proyek adalah garis depan ketahanan nasional,” tambah Dody.

Pembagian 50 Kota Prioritas

Menurut Kementerian PU, 50 kota prioritas dibagi menjadi beberapa kategori, mulai dari metropolitan, kota industri, pariwisata, perdagangan, pendidikan, hingga kota kecil spesial.

Berikut rinciannya:

1. Metropolitan Area

Sepuluh kota besar yang menjadi fokus pengembangan metropolitan adalah:

  • Medan
  • Palembang
  • Jakarta
  • Bandung
  • Semarang
  • Surabaya
  • Denpasar
  • Banjarmasin
  • Makassar
  • Manado

2. Kota Metropolitan yang Diusulkan

Empat kota diusulkan menjadi metropolitan baru:

  • Pekanbaru
  • Yogyakarta
  • Surakarta
  • Malang

3. Kota Industri

Kawasan industri menjadi prioritas untuk memperkuat ekonomi berbasis manufaktur dan energi:

  • Cilegon
  • Batang
  • Gresik
  • Morowali
  • Konawe
  • Luwu Timur
  • Halmahera Tengah (Weda)
  • Mempawah (Kijing)
  • Bitung

 

4. Kota Pariwisata

Kota-kota ini menjadi fokus pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif:

  • Toba (Balige)
  • Bintan
  • Tanjung Pinang
  • Buleleng (Singaraja)
  • Mataram
  • Manggarai Barat (Labuan Bajo)
  • Bukittinggi
  • Belitung
  • Gorontalo
  • Ambon

5. Kota Perdagangan

Kota perdagangan prioritas mendukung aktivitas bisnis dan distribusi barang, termasuk beberapa kota di Kalimantan Timur:

6. Kota Pendidikan

Kota pendidikan ditetapkan untuk meningkatkan kualitas SDM melalui pusat pendidikan unggulan:

  • Depok
  • Sumedang (Jatinagor)
  • Salatiga
  • Malang
  • Banyumas (Purwokerto)

7. Kota Kecil Spesial

Empat kota kecil dengan karakteristik unik dan potensi strategis:

  • Tana Toraja
  • Maluku Tengah (Banda Neira)
  • Pulau Morotai
  • Pegunungan Arfak

Fokus Pembangunan: Infrastruktur & Ketahanan

Dody Hanggodo menekankan bahwa pembangunan kota prioritas bukan hanya soal gedung atau jalan, tetapi juga ketahanan pangan, pendidikan, dan energi.

Infrastruktur seperti irigasi, sekolah, dan jaringan transportasi menjadi prioritas utama agar masyarakat bisa menikmati manfaat pembangunan secara langsung.

“Melalui setiap proyek, kami bergerak cepat untuk memuliakan rakyat. Kota-kota prioritas ini akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus mengurangi kesenjangan pembangunan antar daerah,” ujar Dody.

Balikpapan dan Samarinda Jadi Titik Strategis

Kedua kota di Kalimantan Timur, Balikpapan dan Samarinda, termasuk dalam kategori kota perdagangan prioritas.

Kedua kota ini dipandang memiliki potensi ekonomi yang strategis, mengingat posisi geografis dan aktivitas perdagangan yang tinggi.

Pembangunan infrastruktur di kedua kota diharapkan memperkuat konektivitas regional dan nasional, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di Pulau Kalimantan.

Program 50 kota prioritas oleh Kementerian PU menegaskan arah pembangunan nasional yang lebih merata hingga 2029.

Dengan pembagian kategori kota metropolitan, industri, pariwisata, perdagangan, pendidikan, dan kota kecil spesial, pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi tidak hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa, tetapi juga menyebar ke seluruh Nusantara.

Kota-kota seperti Balikpapan dan Samarinda menjadi contoh wilayah strategis yang akan didorong pertumbuhannya melalui investasi infrastruktur, pendidikan, dan ekonomi kreatif. (tam)

 

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink