MEGAPOLITIK.COM - Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Purnawirawan TNI Prihati Pujowaskito sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan untuk periode 2026–2031.
Penunjukan Prihati Pujowaskito melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 17/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Dewan Pengawas serta Direksi BPJS Kesehatan.
Penetapan ini diumumkan pada 19 Februari 2026, menandai pergantian kepemimpinan dari Ali Ghufron Mukti kepada Prihati yang dikenal memiliki rekam jejak luas di bidang kesehatan dan militer.
Berikut informasi mengenai profil Prihati Pujowaskito.
Profil Prihati Pujowaskito
Prihati Pujowaskito lahir di Solo pada 29 Maret 1967 dan dibesarkan dalam lingkungan pendidikan kedokteran sejak muda.
Ia menempuh pendidikan kedokteran di Universitas Sebelas Maret (UNS) dan menyelesaikan gelar sarjana kedokterannya pada awal 1990-an sebelum memperdalam spesialisasi di Universitas Airlangga (UNAIR) dalam bidang kardiologi.
Selain itu, Prihati Pujowaskito juga memperoleh gelar Magister Manajemen Rumah Sakit dan Doktor Hukum Kesehatan, menunjukkan perpaduan antara keahlian medis dan pengetahuan manajerial serta regulasi kesehatan yang kuat.
Prihati Pujowaskito mengawali karier profesionalnya di lingkungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) pada 1990, dengan tugas awal sebagai dokter di Komando Pasukan Khusus (Kopassus) hingga sekitar tahun 2000.
Dalam perannya tersebut, Prihati Pujowaskito memberikan layanan medis kritis bagi pasukan elite Indonesia sebelum beralih menjadi dokter spesialis jantung dan pembuluh darah di lingkungan TNI AD.
Seiring berjalannya waktu, Prihati Pujowaskito menempati berbagai posisi penting di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto.
Prihati Pujowaskito pernah menjadi Kepala Departemen Jantung pada 2018–2021 dan kemudian menjabat Direktur Pengawasan Medik pada 2021–2022.
Dalam kapasitas tersebut, Prihati Pujowaskito tidak hanya menangani pasien dengan penyakit jantung kompleks tetapi juga terlibat dalam pengelolaan pelayanan medis dan tata kelola klinis di salah satu rumah sakit terbesar di Indonesia.
Selain kiprahnya di rumah sakit, Prihati Pujowaskito juga aktif dalam dunia akademik.
Ia pernah mengajar sebagai dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) di Cimahi, Jawa Barat, serta dipercaya mengemban jabatan sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Militer Universitas Pertahanan Republik Indonesia pada 2023–2025.
Kesimpulan
Prihati Pujowaskito adalah seorang profesional yang memadukan pengalaman medis, militer, akademik, dan kepemimpinan dalam satu karier panjang.
Penunjukannya sebagai Dirut BPJS Kesehatan periode 2026–2031 menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat tata kelola lembaga yang krusial bagi sistem jaminan kesehatan di Indonesia.
Dengan kompetensi yang dimiliki Prihati Pujowaskito, publik berharap beliau dapat menghadirkan terobosan dan kepemimpinan strategis dalam mengatasi tantangan besar yang dihadapi BPJS Kesehatan. (daf)





