MEGAPOLITIK.COM - Dalam hasil reses DPRD Kaltim, persoalan pembangunan infrastruktur serta aturan teknis Gratispol kembali menjadi sorotan.
Dua persoalan itu mendominasi masukan warga selama reses 24–31 Oktober 2025 dan dirangkum dalam laporan tujuh fraksi pada rapat paripurna.
Juru bicara Fraksi Golkar, Sayid Muziburrachman, menyebutkan bahwa kebutuhan infrastruktur menjadi sorotan merata di seluruh kabupaten/kota.
Usulan masyarakat meliputi pembangunan serta perbaikan jalan, peningkatan drainase, normalisasi sungai, penanganan titik rawan longsor, hingga pembangunan gorong-gorong untuk mengatasi banjir.
Ketersediaan air bersih juga menjadi persoalan yang banyak dikeluhkan.
Di beberapa wilayah, kualitas air masih belum memadai dan jaringan layanan belum mencapai daerah terpencil.
Warga di kawasan 3T pun mengharapkan perluasan jaringan internet untuk menunjang aktivitas sehari-hari.





