Kamis, 2 April 2026
Makan Bergizi Gratis

Sosok Ferry Latuhihin, Pakar Ekonomi Lulusan Belanda yang Tantang Purbaya di Program MBG

Penyampaiannya “nyentrik” namun berbobot

Rabu, 29 Oktober 2025 - 17:42

PAKAR EKONOMI - Ferry Latuhihih/ Foto: IG @jenderal.keuangan

MEGAPOLITIK.COM - Siapa pakar ekonomi Ferry Latuhihin

Nama Ferry Latuhihin kembali mencuri perhatian publik setelah menantang Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait program MBG (Makanan Bergizi Gratis) dalam dialog “Rakyat Bersuara” bertajuk Purbaya Akan ‘Reset’ Indonesia?.

Ferry Latuhihin mengkritik program MBG yang menurutnya terlalu luas dan membebani anggaran, serta mempertanyakan efektivitasnya bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Dalam dialog publik tersebut, Ferry menyebut program MBG dan KMP (Koperasi Merah Putih) sebagai program ultrapopulis yang salah dari awal, dan mempertanyakan alokasi anggaran MBG yang mencapai Rp 328 triliun untuk 83 juta penerima.

Ferry menegaskan, jumlah masyarakat yang benar-benar membutuhkan intervensi gizi hanyalah sekitar 20 juta orang.

Dengan nada provokatif, ia menantang Menteri Keuangan Purbaya:

“Kalau dia berani meng-counter ini, saya cium tangannya," katanya. 

Pernyataan ini memicu perdebatan luas tentang efektivitas program sosial, prioritas penggunaan dana publik, dan transparansi pelaksanaan MBG.

Ferry Latuhihin menekankan bahwa intervensi gizi seharusnya lebih fokus, berbasis data, dan tidak membebani APBN secara berlebihan.

Pendidikan & Latar Akademis Ferry Latuhihin

Ferry Latuhihin merupakan alumnus Erasmus University Rotterdam, Belanda, di mana ia menyelesaikan jenjang S1 hingga S3 pada bidang ekonomi dan kebijakan publik.

Spesialisasi akademisnya meliputi analisis pasar modal dan kebijakan ekonomi, dua bidang yang menjadi fondasi kuat dalam karier profesionalnya dan mendukung posisi kritisnya terhadap kebijakan pemerintah, termasuk program sosial berskala besar seperti MBG.

Dari pendidikannya itu, ia kemudian dikenal sebagai pakar ekonomi

 

Rekam Jejak Profesional dan Keahlian

Secara profesional, Ferry menjabat sebagai Chief Economist di Tanamduit, platform finansial digital di Indonesia.

Ia pernah juga aktif sebagai anggota Dewan Pakar di tim kampanye TKN Prabowo‑Gibran untuk Pemilu 2024.

Selain itu, Ferry kerap menjadi narasumber media massa dan forum publik, membahas isu ekonomi, pasar modal, dan kebijakan publik secara terukur dan berbasis data.

Gaya penyampaian Ferry dikenal “nyentrik” namun berbobot, mampu menjelaskan isu kompleks dengan bahasa yang mudah dipahami.

Keahliannya mencakup valuasi bisnis, analisis laporan keuangan, hingga tren ekonomi global, menjadikannya rujukan penting bagi media maupun lembaga pemerintah dalam menilai kebijakan ekonomi dan sosial.

Beberapa publikasi menyoroti posisi Ferry yang tetap kritis terhadap kebijakan pemerintah, termasuk program super holding Danantara, meski berada dalam struktur tim pakar politik.

Hal ini memberikan sinyal ke publik bahwa Ferry menjalankan fungsi sebagai pengamat independen, menjaga integritas ilmiah dan obyektivitas analisisnya.

Sekilas soal Program MBG

Program MBG (Makanan Bergizi Gratis) bertujuan meningkatkan asupan gizi masyarakat, terutama anak-anak dan ibu hamil.

Di 2026, anggaran untuk program ini mencapai Rp 335 triliun dengan target penerima 82,9 juta orang.

Pelaksanaan MBG melibatkan sejumlah yayasan dan lembaga mitra, di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional (BGN) yang diketuai Dr. Ir. Dadan Hindayana.

Kritik Ferry Latuhihin menekankan bahwa alokasi anggaran besar harus diimbangi fokus, data akurat, dan transparansi, sehingga program sosial seperti MBG benar-benar tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan dan tidak menjadi beban APBN. (tam)

 

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink