MEGAPOLITIK.COM - Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, menegaskan komitmennya untuk terus memblokir Selat Hormuz dan menyerang pangkalan militer Amerika Serikat di wilayah Teluk dalam komentar publik pertamanya sejak pengangkatannya.
Dalam pernyataan tertulis yang diterbitkan media resmi Iran dan dibagikan melalui kanal daring resmi kepemimpinan almarhum ayahnya, Khamenei memberi isyarat bahwa Iran siap memperluas konflik jika dibutuhkan.
Ia menekankan bahwa leverage pemblokiran Selat Hormuz akan terus digunakan sebagai alat strategis.
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital bagi perdagangan energi dunia, di mana sekitar seperlima minyak dan gas alam cair global mengalir.
Gangguan yang dilakukan Iran terhadap kapal-kapal di wilayah ini telah membuat rute hampir tidak dapat dilalui, memicu lonjakan harga minyak dan gas, serta memicu apa yang Badan Energi Internasional sebut sebagai “gangguan pasokan terbesar dalam sejarah.”





