Kamis, 2 April 2026

Viral Isu Es Gabus Berbahaya, Ahli Gizi Tegaskan Aman Dikonsumsi Anak

Tekstur Mirip Spons Dijelaskan Secara Ilmiah

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:47

ES GABUS - Isu es gabus dari spons viral, ahli gizi tegaskan jajanan tradisional ini aman jika diolah higienis (Kolase: Mega Politik)

MEGAPOLITIK.COM - Isu viral yang menuding es gabus terbuat dari bahan berbahaya belakangan memicu keresahan di tengah masyarakat, khususnya para orang tua.

Menanggapi hal tersebut, Ahli Gizi Ihda Hanifatun Nisa menegaskan bahwa es gabus merupakan jajanan tradisional yang aman dikonsumsi, selama dibuat dengan bahan pangan yang sesuai standar dan proses pengolahan yang higienis.

Kabar yang ramai beredar di media sosial menyebutkan bahwa es gabus dibuat dari spons atau busa sintetis.

Informasi ini menimbulkan kekhawatiran terkait dampak kesehatan, terutama bagi anak-anak yang kerap mengonsumsi jajanan tersebut.

Ahli Gizi Sebut Tak Ada Bukti Es Gabus Terbuat dari Spons

Ihda Hanifatun Nisa menegaskan hingga saat ini tidak terdapat bukti ilmiah yang menunjukkan es gabus dibuat dari bahan berbahaya seperti spons atau busa sintetis.

Menurutnya, isu yang berkembang lebih disebabkan oleh kesalahpahaman visual serta informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Tekstur es gabus yang tampak berserat atau kenyal kerap disalahartikan sebagai bahan non-pangan.

Es gabus itu jajanan tradisional. Kalau bahan pangannya benar dan proses pembuatannya higienis, maka aman dikonsumsi,” ujar Ihda, Rabu (28/1/2026).

Bahan Es Gabus dan Proses Pembuatannya

Ihda menjelaskan bahwa es gabus umumnya dibuat dari bahan pangan seperti tepung hunkwe atau sagu, gula, santan atau air, serta pewarna makanan yang telah diizinkan penggunaannya.

Seluruh bahan tersebut tergolong aman selama menggunakan bahan food grade dan tidak dicampur zat tambahan berbahaya.

Ia menekankan bahwa aspek terpenting dalam keamanan jajanan adalah kebersihan selama proses pengolahan serta jenis pewarna yang digunakan.

Pewarna makanan yang tidak sesuai standar justru menjadi risiko yang perlu diwaspadai.

Tekstur Mirip Spons Dijelaskan Secara Ilmiah

Menanggapi anggapan bahwa tekstur es gabus menyerupai spons, Ihda menyebut hal tersebut sebagai proses alami dalam ilmu pangan.

Tekstur kenyal dan berpori pada es gabus muncul akibat proses gelatinisasi pati saat dimasak.

Proses tersebut membentuk struktur gel yang berserat, yang lazim terjadi pada makanan berbahan dasar pati.

“Itu bukan tanda bahan berbahaya. Struktur seperti itu normal pada olahan pati,” jelasnya.

Kandungan Gizi Es Gabus dan Imbauan untuk Orang Tua

Dari sisi gizi, es gabus termasuk jajanan dengan nilai gizi sederhana.

Kandungan utamanya berasal dari karbohidrat dan gula, sehingga berfungsi sebagai sumber energi, bukan sebagai makanan dengan gizi seimbang.

Karena itu, Ihda mengingatkan agar konsumsi es gabus tidak berlebihan dan tetap diimbangi dengan asupan makanan bergizi lainnya.

“Makanan sehat itu bukan dilihat dari tradisional atau modernnya, tapi dari kandungan gizi, keamanan bahan, dan cara pengolahannya,” katanya.

Sebagai langkah pencegahan, orang tua disarankan lebih selektif dalam memilih jajanan untuk anak.

Mulai dari memperhatikan kebersihan penjual, menghindari warna makanan yang terlalu mencolok, hingga membatasi frekuensi konsumsi jajanan.

Anak juga dianjurkan untuk makan utama atau sarapan terlebih dahulu agar tidak mengonsumsi jajanan secara berlebihan.

(pra)

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink