Meski begitu, langkah tersebut dinilai belum cukup untuk menghentikan perambahan.
Menurut Demmu, papan larangan tidak akan efektif jika tidak disertai pengawasan.
“Itu tidak akan mempan. Yang perlu dilakukan adalah memberi pemahaman kepada para pekerja bahwa kawasan ini tidak boleh dijadikan perkebunan. Papan larangan saja tidak menghentikan mereka,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya pengawasan rutin dan pendekatan persuasif kepada masyarakat yang tinggal atau bekerja di sekitar kawasan.
Pelestarian Bukit Soeharto, kata Demmu, hanya dapat terjamin apabila pemerintah tidak sekadar menindak pelanggaran, tetapi juga memastikan masyarakat memahami nilai penting kawasan konservasi tersebut. (adv)





