Kamis, 2 April 2026

Di Balik Kesepakatan Indonesia-Amerika Serikat, China Ingatkan Hal Ini kepada Jakarta

China soroti kerja sama Indonesia-Amerika Serikat

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:30

KERJA SAMA - China tanggapi kesepakatan Indonesia-AS, ingatkan prinsip perdagangan saling menguntungkan/ Foto: Sekertariat Presden

Beijing memberikan tanggapan resmi terkait “Agreement on Reciprocal Trade” (ART) perjanjian perdagangan bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat yang ditandatangani pada (20/02/2026) di Washington, D.C. 

Reaksi ini disampaikan melalui Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, yang menyoroti salah satu klausul ART yang menimbulkan kekhawatiran Beijing karena berpotensi mempengaruhi hubungan dagang dan ekonomi dengan Indonesia

Poin utama yang mendapat perhatian adalah Pasal 5.1 ART, di mana jika Amerika Serikat memberlakukan tarif, kuota, larangan atau pembatasan impor terhadap negara ketiga atas alasan keamanan ekonomi atau nasional, Indonesia dapat mempertimbangkan untuk menerapkan aturan yang serupa. 

China menilai klausul ini memiliki implikasi terhadap China sebagai mitra dagang utama Indonesia, sehingga kerja sama perdagangan antarnegara seharusnya tidak menargetkan atau merugikan pihak ketiga. 

China Tegaskan Prinsip Perdagangan yang Saling Menguntungkan

Dalam pernyataan yang dirilis dari Beijing, pemerintah China menekankan prinsip kerja sama ekonomi internasional yang bersifat terbuka, inklusif, dan saling menguntungkan. 

Beijing menyatakan bahwa kerja sama ekonomi antarnegara tidak boleh digunakan untuk menekan atau membatasi pihak lain, dan semua negara harus menghormati kepentingan serta kedaulatan masing-masing. 

Pernyataan ini sejalan dengan posisi China dalam forum multilateral sebelumnya, di mana negara tersebut telah menegaskan perlunya kerja sama yang adil dan tidak diskriminatif dalam perdagangan global. 

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink