MEGAPOLITIK.COM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) memastikan alokasi Dana Desa (DD) untuk tahun 2025 tetap utuh.
Dana sebesar Rp810 miliar digelontorkan untuk mendukung 841 desa di Kaltim, dengan fokus pada pembangunan yang lebih cepat, penguatan kapasitas masyarakat, dan peningkatan kualitas hidup warga desa.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim, Puguh Harjanto, menyambut baik kepastian tersebut, terutama di tengah isu adanya pengurangan anggaran di tingkat nasional.
Ia menegaskan bahwa Dana Desa tetap akan disalurkan secara penuh, meskipun masih terdapat tantangan terkait rendahnya serapan anggaran di beberapa desa.
“Dana desa memegang peranan penting dalam mendorong pembangunan serta memperkuat kapasitas masyarakat. Harapannya pemanfaatannya makin efektif dan benar-benar memberikan dampak nyata bagi warga,” ujar Puguh.
Ia menerangkan bahwa setiap desa memperoleh jumlah dana yang berbeda, tergantung kondisi dan kebutuhan masing-masing, seperti jumlah penduduk, tingkat kemiskinan, dan indikator pembangunan lainnya.
Meski demikian, masih ada desa yang belum optimal dalam pencairan anggaran.
Hingga akhir Oktober 2025, tercatat 12 desa di Kaltim belum mencairkan Dana Desa tahap pertama, sementara desa-desa lainnya sudah bergerak ke tahap kedua.





