MEGAPOLITIK.COM - Anggota DPRD Kalimantan Timur dari Dapil VI (Kutim, Bontang, Berau), Syarifatul Syadiah, menyoroti perlunya kerja sama kuat antara pemerintah dan dunia usaha untuk mendorong percepatan pembangunan di daerah-daerah terpencil, termasuk Kecamatan Sandaran di Kutai Timur.
Ia menilai upaya pembangunan di kawasan terluar, terdalam, dan tertinggal (3T) di Kaltim harus mendapat dorongan lebih serius.
Sandaran menjadi salah satu wilayah yang disebut masih minim fasilitas dasar.
Syarifatul menegaskan bahwa kebutuhan fundamental seperti infrastruktur, akses listrik, layanan pendidikan, dan fasilitas kesehatan harus menjadi fokus utama pemerintah.
Menurutnya, meski jumlah penduduk tidak besar, hak masyarakat untuk memperoleh pelayanan layak tetap harus dipenuhi.
Ia mengaku menerima laporan bahwa kondisi infrastruktur di Sandaran masih jauh dari memadai.
Namun, pembangunan besar-besaran di tengah situasi pemangkasan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dan efisiensi anggaran berpotensi membebani APBD Kutai Timur.





