Isu lainnya yang mengemuka adalah penyusunan APBD 2026 yang diproyeksikan berada di kisaran Rp6,5–7,3 triliun, serta upaya bersama menghadapi risiko pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat—yang bisa berdampak pada program prioritas daerah.
Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani menyampaikan apresiasi atas kunjungan legislatif provinsi. Ia menegaskan, kerja sama semacam ini harus terus diperkuat untuk memastikan setiap persoalan masyarakat bisa ditangani secara terukur dan cepat.
Ahmad Yani juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan etika politik seluruh anggota DPRD, baik di kabupaten maupun provinsi. Menurutnya, pelayanan publik dan kesejahteraan rakyat harus menjadi prioritas utama.
Komitmen Sinergi untuk Kaltim dan Kukar
Pertemuan berlangsung hangat seperti pertemuan sahabat lama.
Pada akhir sesi, kedua lembaga menyatakan komitmen untuk terus bersinergi memperkuat pembangunan Kalimantan Timur, khususnya Kabupaten Kutai Kartanegara. (adv)





