Kamis, 11 Juni 2026
Advertorial DPRD Samarinda

Helmi Abdullah Mau MBG Jadi Harapan Baru Pedagang Kecil di Samarinda

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:39

WAWANCARA - Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah/ IST

MEGAPOLITIK.COM -  Di balik Program Makan Bergizi Gratis (MBG), DPRD Samarinda melihat peluang yang lebih besar daripada sekadar penyediaan makanan bagi penerima manfaat.

Program ini diyakini dapat menjadi sumber harapan baru bagi pedagang kecil, pemasok bahan pangan, hingga pelaku UMKM yang tengah berjuang menghadapi perlambatan ekonomi.

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menilai kebutuhan bahan pangan dalam skala besar yang dibutuhkan program MBG dapat menciptakan efek ekonomi yang luas, mulai dari petani, pemasok bahan makanan, pedagang tradisional, hingga pelaku UMKM yang selama ini menjadi penopang ekonomi rakyat.

DPRD Berharap Ekonomi Daerah Kembali Bergairah

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mengatakan pemulihan ekonomi masih menjadi harapan bersama di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat dan dunia usaha.

Menurutnya, sektor perdagangan rakyat memiliki kontribusi besar terhadap perputaran ekonomi daerah.

Karena itu, setiap program yang mampu mendorong peningkatan aktivitas ekonomi perlu dimanfaatkan secara maksimal.

“Harapan kita, perekonomian Samarinda berjalan dan pulih kembali seperti biasa,” ujarnya.

Helmi menilai meningkatnya aktivitas perdagangan akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama bagi pelaku usaha yang bergantung pada daya beli dan pergerakan pasar lokal.

Pelaku Usaha Diminta Adaptif Hadapi Perubahan Pasar

Selain menyoroti potensi ekonomi dari program MBG, DPRD Samarinda juga mengingatkan pentingnya kemampuan adaptasi di kalangan pelaku usaha.

Helmi menekankan bahwa pengusaha dan pedagang perlu menyesuaikan strategi bisnis dengan kondisi pasar agar dapat menjaga keberlangsungan usahanya.

Salah satu langkah yang dianggap penting adalah pengelolaan stok barang secara lebih terukur agar tidak terjadi penumpukan produk yang sulit terserap pasar.

“Pedagang sebaiknya menyesuaikan stok dengan kebutuhan, jangan sampai menumpuk barang yang tidak terserap pasar,” katanya.

Menurutnya, pengelolaan usaha yang efisien akan membantu pelaku usaha menjaga stabilitas keuangan di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah.

MBG Dinilai Perkuat Rantai Pasok Lokal

DPRD Samarinda melihat Program Makan Bergizi Gratis memiliki dampak yang lebih luas dibanding sekadar program bantuan sosial.

Kebutuhan logistik dan bahan pangan dalam jumlah besar berpotensi menciptakan rantai pasok ekonomi yang melibatkan banyak sektor usaha lokal.

Helmi menyebut program tersebut dapat menjadi peluang bagi para pemasok bahan pangan yang selama ini bergantung pada pasar konvensional.

“Jika program MBG berjalan optimal, kami yakin bisa membantu para pemasok, khususnya pedagang yang sudah lama berusaha namun kini terdampak kondisi pasar,” jelasnya.

Ia menilai semakin banyak pelaku usaha lokal yang terlibat dalam rantai distribusi program, semakin besar pula manfaat ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat.

DPRD Minta Regulasi Tidak Menghambat UMKM

Agar manfaat ekonomi dari program MBG dapat dirasakan secara luas, DPRD Samarinda mendorong pemerintah untuk memberikan kemudahan bagi pelaku usaha yang ingin terlibat sebagai pemasok.

Menurut Helmi, proses administrasi dan perizinan seharusnya dibuat lebih sederhana sehingga tidak menjadi hambatan bagi UMKM yang ingin berpartisipasi.

“Pemerintah harus memastikan aturan tidak berbelit. Pemasok jangan dipersulit dengan izin dan birokrasi yang panjang,” tegasnya.

DPRD meyakini sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mengoptimalkan dampak ekonomi Program MBG.

Dengan melibatkan lebih banyak pelaku usaha lokal, program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di Kota Samarinda. (adv)
 

 

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink