Kamis, 2 April 2026

Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB, Apa Manfaatnya?

Ini Manfaat Indonesia jadi Dewan HAM PBB

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:4

ILUSTRASI - Indonesia dipercaya pimpin Dewan HAM PBB 2026, perkuat posisi Indonesia di PBB dan diplomasi HAM global/ Foto: PBB

MEGAPOLITIK.COM - Melihat bagaimana manfaat Indonesia jadi Presiden Dewan HAM PBB.

Indonesia resmi menjadi Presiden Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (HAM PBB) untuk masa jabatan sepanjang tahun 2026. 

Penetapan tersebut berlangsung dalam sidang Dewan HAM PBB di Jenewa, Swiss, dan menandai tonggak baru dalam sejarah diplomasi global Indonesia sejak 80 tahun merdeka.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyatakan bahwa Indonesia dipilih sebagai calon tunggal oleh negara-negara anggota Asia-Pasifik Group, yang kemudian disahkan oleh Dewan HAM PBB berdasarkan mekanisme rotasi dan konsultasi antarnegara. 

Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa, Sidharto Reza Suryodipuro, akan memegang mandat sebagai Presiden Dewan HAM sepanjang 2026, bertugas memimpin sidang, agenda, dan proses kerja internal badan tersebut secara objektif, inklusif, dan berimbang.

Berikut informasi mengenai Dewan HAM PBB.

Apa Itu Dewan HAM PBB dan Perannya?

Dewan HAM PBB adalah forum antarnegara di bawah bendera PBB yang bertanggung jawab atas pemajuan, perlindungan, dan penegakan hak asasi manusia secara global. 

Badan ini menjadi tempat debat, pembuatan resolusi, evaluasi situasi HAM di berbagai negara, serta penyusunan rekomendasi kepada negara anggota PBB

Posisi Presiden Dewan HAM PBB bukan sekadar jabatan simbolis, tetapi memiliki peran sentral dalam menentukan ritme kerja, agenda prioritas, serta hubungan diplomatik dalam isu-isu hak asasi manusia global.

Manfaat Politik dan Diplomatik bagi Indonesia

Terpilihnya Indonesia jadi Presiden Dewan HAM PBB secara signifikan meningkatkan prestise dan posisi tawar diplomasi negara di panggung internasional. 

Posisi ini menunjukkan bahwa komunitas internasional melihat Indonesia sebagai aktor yang kredibel dan dipercaya dalam memimpin diskursus global soal HAM, membuka peluang untuk pengakuan lebih luas terhadap kebijakan luar negeri Indonesia yang inklusif dan berdialog. 

Menurut anggota Komisi XIII DPR RI, pencapaian ini bukan sekadar prestise, tetapi juga menjadi momentum untuk percepatan reformasi HAM di dalam negeri dan memperkuat komitmen Indonesia terhadap standar HAM internasional. 

Peran ini menjadi alat diplomasi strategis untuk menjembatani kepentingan negara berkembang di Dewan HAM PBB dan memperluas kerja sama multilateral dalam isu-isu HAM yang kompleks.

Kesempatan Mengarahkan Narasi HAM Global

Sebagai Presiden Dewan HAM, Indonesia memiliki kesempatan untuk mempengaruhi arah pembahasan dan narasi HAM dunia. 

Indonesia dapat mengajak negara lain melihat isu HAM tidak hanya dari sudut pandang Barat, melainkan juga mempertimbangkan konteks budaya, sosial, dan model pembangunan negara berkembang. 

Ini mencakup pendekatan yang lebih holistik, misalnya mengaitkan HAM dengan isu pembangunan berkelanjutan, pendidikan, perlindungan anak, pemberdayaan perempuan, serta hak atas lingkungan yang bersih.

Indonesia jadi Presiden Dewan HAM PBB juga berpotensi memperkuat posisi strategisnya dalam diplomasi internasional, sekaligus menunjukkan kualitas diplomasi aktif yang berakar pada prinsip dialog, kerja sama, dan penghormatan universal terhadap martabat manusia. (daf)

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink