Indonesia berpotensi mendapatkan pengalaman langsung dari militer Amerika Serikat yang memiliki teknologi dan sistem pertahanan maju.
Di sisi lain, secara geopolitik, kemitraan ini memperkuat posisi Indonesia sebagai aktor penting di kawasan Indo-Pasifik.
DPR bahkan menilai MDCP sebagai langkah untuk memperkuat pertahanan sekaligus diplomasi militer Indonesia.
- Indonesia dan AS Sepakati MDCP untuk Kerja Sama Pertahanan, Ada Tiga Pilar Utama yang Jadi Fokusnya
- Permintaan Akses Lintas Udara Militer AS ke Indonesia Jadi Sorotan, Apa Itu Blanket Overflight? Ini Penjelasannya
- Gencatan Senjata Segera Tiba? Amerika Serikat dan Iran Terima Proposal ‘Islamabad Accord’
Risiko: Kedaulatan hingga Tarikan Kepentingan Global
Meski demikian, sejumlah risiko tidak bisa diabaikan.
Salah satu kekhawatiran utama adalah potensi terganggunya prinsip politik luar negeri bebas aktif Indonesia.
Kedekatan dengan Amerika Serikat bisa menimbulkan persepsi bahwa Indonesia condong ke salah satu blok kekuatan global.
Selain itu, kerja sama pertahanan yang semakin erat berpotensi menyeret Indonesia dalam konflik geopolitik yang lebih luas, terutama di kawasan Indo-Pasifik yang tengah memanas.





