Dengan pengelolaan yang tepat, Hotel Atlet bukan hanya menjadi bangunan yang tidak bergerak, tetapi bisa menjadi sumber pemasukan penting bagi daerah.
“Selama pengelolaan masih sepenuhnya oleh pemerintah, hasilnya kurang maksimal. Aset ini harus hidup, bukan menjadi beban,” tambahnya.
Upaya optimalisasi Hotel Atlet merupakan bagian dari agenda besar Pemprov Kaltim dalam menghidupkan kembali aset-aset daerah yang selama ini kurang produktif.
Melalui sinergi antara Perusda dan pihak swasta, pemerintah berharap terwujud sistem pengelolaan yang lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan.
Menurut Hamas, langkah tersebut tidak hanya berpotensi menambah pendapatan daerah, tetapi juga menghidupkan kembali aset strategis yang dapat menunjang kegiatan olahraga, pariwisata, hingga pelayanan publik lainnya. (adv)





