Hamas juga mengingatkan tragedi runtuhnya Jembatan Tenggarong yang menyebabkan banyak korban dan kerugian besar.
Ia menegaskan bahwa peristiwa serupa tidak boleh terjadi lagi di Kaltim.
Pembangunan fender harus mengikuti standar teknis, bukan sekadar mengejar penyelesaian cepat.
Ia menyampaikan kekhawatirannya terhadap nilai dan perhitungan proyek.
Jika perencanaannya tidak matang, kegagalan konstruksi bisa kembali terjadi dan membahayakan jembatan.
Hamas berharap seluruh pihak terkait dapat bekerja sama untuk memastikan kualitas pembangunan.
Menurutnya, tujuan utama pengawasan yang ketat dan penerapan standar teknis adalah untuk menjamin keamanan pengguna jalan serta kapal yang melintas di bawah jembatan. (adv)





