MEGAPOLITIK.COM - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, angkat bicara terkait berbagai tuduhan yang akhir-akhir ini mengarah kepadanya.
Klarifikasi ini disampaikan secara terbuka di Jakarta, Senin (22/12/2025), dengan tujuan menjaga transparansi, integritas, dan kesatuan Nahdlatul Ulama.
“Dengan segala kerendahan hati dan tanggung jawab, izinkan saya memberikan klarifikasi secara terbuka mengenai tuduhan yang beredar di masyarakat,” tulis Gus Yahya, melansir NU Online.
Sebagai ketua umum yang mendapat mandat dari Muktamar Ke-34 NU di Lampung 2021, Gus Yahya menegaskan pentingnya kejelasan untuk membela diri sekaligus menjaga kepercayaan warga NU.
Akademi Kepemimpinan Nasional NU (AKN-NU)
Salah satu tuduhan menyoal Akademi Kepemimpinan Nasional NU (AKN-NU).
Gus Yahya menjelaskan bahwa AKN-NU adalah jenjang tertinggi dalam sistem kaderisasi PBNU yang bertujuan melahirkan pemimpin berkualitas.
Kurikulum, materi, dan narasumber telah dikonsultasikan dengan Rais Aam KH Miftachul Akhyar pada Mei 2025.
Penambahan narasumber dari Timur Tengah juga sudah disetujui.
Kontroversi muncul terkait kehadiran Peter Berkowitz, yang dituduh memiliki afiliasi pro-Israel.
Gus Yahya menegaskan, kehadiran Berkowitz semata untuk materi hak asasi universal, tanpa membahas politik Timur Tengah.
Ia juga menyiapkan rekaman kuliah sebagai bukti transparansi.





