Jumat, 3 April 2026
DPRD Kaltim

Lahan Sekitar RSUD Salehuddin II Jadi Sorotan, Subandi Tekankan Pentingnya Area Resapan Air

Kamis, 4 Desember 2025 - 20:12

DPRD KALTIM - Anggota DPRD Kalimantan Timur, Subandi (Kolase: megapolitik.com)

MEGAPOLITIK.COM - Kawasan di sekitar RSUD Salehuddin II Samarinda kembali diperbincangkan setelah ruang terbuka yang juga berfungsi sebagai resapan air mulai dikerjakan untuk pembangunan fasilitas rumah sakit.

Masyarakat setempat merasa waswas sebab lokasi itu selama ini menjadi penahan limpasan air di wilayah Sempaja, dan alih fungsi lahan dinilai bisa meningkatkan risiko terjadinya banjir.

Anggota DPRD Kaltim, Subandi, menegaskan bahwa setiap alih fungsi lahan terutama di area strategis perkotaan harus didasari kajian teknis yang matang.

“Pembangunan fasilitas pendukung rumah sakit seperti lahan parkir memang tidak bisa dihindari, tetapi aspek lingkungan tetap harus menjadi pertimbangan utama,” ujar Subandi.

Ia menambahkan, ketersediaan ruang parkir yang memadai sangat penting agar pelayanan rumah sakit tidak terganggu.

Karena itu, perencanaan pembangunan RSUD Salehuddin II seharusnya telah menghitung dampak lingkungan, termasuk pengelolaan air permukaan serta kebutuhan lahan parkir.

Subandi mengingatkan agar fungsi resapan di lokasi tersebut tetap dipertahankan meski ada pembangunan fasilitas tambahan.

Lebih jauh, ia meminta pemerintah menyiapkan langkah kompensasi jika terjadi perubahan tata guna lahan, seperti pembangunan folder drainase, tambahan kolam resapan, atau sistem pengendalian air lainnya yang lebih berkelanjutan.

“Kawasan itu adalah bagian dari sistem drainase kota yang harus dijaga. Jika fungsi lahannya dialihkan, harus ada solusi pengendalian air jangka panjang,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya transparansi kepada masyarakat mengenai alasan teknis pembangunan serta rencana mitigasi banjir yang akan diterapkan.

“Dengan penataan ruang yang berkelanjutan, kita dapat mencegah munculnya masalah baru di masa depan,” tambahnya.

Subandi berharap pemerintah provinsi dan manajemen rumah sakit mampu menyeimbangkan kebutuhan layanan kesehatan dengan keberlanjutan tata ruang, sehingga pengembangan kawasan tidak menimbulkan persoalan baru dan pelayanan publik dapat tetap optimal. (adv)

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink