Paetongtarn Shinawatra – Perdana Menteri Thailand
Paetongtarn dipecat dari jabatan sebagai Perdana Menteri oleh Mahkamah Konstitusi pada 29 Agustus 2025 karena pelanggaran etika serius.
Pemicu utamanya adalah bocoran percakapan telepon dengan Hun Sen yang dianggap merugikan kepentingan nasional.
Sebelum keputusan final, ia telah ditangguhkan sejak 1 Juli 2025 sambil menunggu penyelidikan.
Pada 5 September 2025, Anutin Charnvirakul terpilih sebagai perdana menteri baru setelah memperoleh mayoritas dukungan parlemen.
Yoon Suk-yeol – Presiden Korea Selatan
Yoon Suk-yeol dicopot dari jabatan presiden pada 4 April 2025 melalui putusan Mahkamah Konstitusi.
Pemakzulan dilakukan setelah ia mendeklarasikan darurat militer pada 3 Desember 2024 tanpa dasar hukum yang sah.
Langkah tersebut dianggap melanggar konstitusi karena prosedur rapat kabinet tidak dilaksanakan.
Setelah pencopotan, Han Duck-soo menjabat sementara hingga Lee Jae-myung dilantik sebagai presiden terpilih.
Milorad Dodik – Presiden Republika Srpska, Bosnia & Herzegovina
Milorad Dodik lengser dari jabatan setelah pengadilan menjatuhkan hukuman penjara satu tahun dan larangan politik enam tahun.
Komisi Pemilihan Pusat mencabut mandatnya pada 6 Agustus 2025 dan keputusan itu diperkuat oleh pengadilan banding.





