MEGAPOLITIK.COM - Perekonomian Indonesia mencatat pertumbuhan sebesar 5,61 persen pada kuartal I 2026.
Angka tersebut menjadi pertumbuhan ekonomi Indonesia tercepat dalam lebih dari tiga tahun terakhir dan melampaui ekspektasi sejumlah analis ekonomi yang sebelumnya memperkirakan pertumbuhan berada di kisaran 5,3 persen.
Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia pada awal tahun ini didorong oleh kuatnya aktivitas domestik, mulai dari konsumsi masyarakat, belanja pemerintah, hingga meningkatnya mobilitas selama momen libur dan Ramadan.
Konsumsi Masyarakat Masih Jadi Penopang Utama
Salah satu faktor terbesar yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah konsumsi rumah tangga.
BPS mencatat konsumsi masyarakat tumbuh 5,52 persen dan menjadi penyumbang terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Momentum Ramadan dan Idulfitri membuat aktivitas belanja masyarakat meningkat signifikan.
Perputaran uang di sektor makanan, pakaian, transportasi, hingga pusat perbelanjaan mengalami kenaikan selama kuartal pertama tahun ini.
Kenaikan mobilitas masyarakat juga membuat sektor perdagangan dan jasa ikut terdorong.
Banyak pelaku usaha mengalami peningkatan transaksi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
- Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tembus 5,61 Persen: Rupiah Justru Anjlok, Ini Penyebabnya
- Dari Rumah Murah hingga Satgas PHK, Ini Deretan Janji Prabowo untuk Buruh di Hari Buruh 2026…
- Presiden Prabowo Subianto Hadiri KTT ASEAN 48 Cebu Filipina Bahas Konflik Timur Tengah, Berikut 3 Pejabat Kabinet Merah Putih yang Mendampinginya!





