Pertumbuhan ekonomi Indonesia juga ditopang oleh investasi yang tetap tumbuh pada awal 2026.
Pembentukan Modal Tetap Bruto atau PMTB tercatat tumbuh 5,96 persen.
Sejumlah proyek infrastruktur pemerintah masih berjalan di berbagai wilayah Indonesia.
Di sisi lain, investasi swasta mulai meningkat seiring optimisme pelaku usaha terhadap kondisi ekonomi nasional.
Aktivitas pembangunan tersebut ikut mendorong sektor konstruksi, manufaktur, dan distribusi bahan baku.
Ekonomi Tumbuh Cepat, Tapi Tantangan Masih Ada
Meski pertumbuhan ekonomi Indonesia terlihat kuat, sejumlah analis mengingatkan bahwa tekanan global masih bisa memengaruhi ekonomi Indonesia pada kuartal berikutnya.
Kenaikan harga energi dunia, nilai tukar rupiah yang sempat melemah, hingga konflik geopolitik internasional dinilai menjadi tantangan yang perlu diwaspadai pemerintah.
Namun secara keseluruhan, kombinasi konsumsi masyarakat, lonjakan belanja pemerintah, investasi, dan tingginya aktivitas selama Ramadan menjadi faktor utama yang membuat ekonomi Indonesia mampu tumbuh hingga 5,61 persen pada kuartal I 2026. (daf)
- Agus Harimurti Yudhoyono Kawal Ketat Pembangunan Proyek Giant Sea Wall Pantura, Berikut Pejabat yang Terlibat Didalamnya
- Harta Kekayaan Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati Disorot Usai Buka Puasa Mewah Viral, Segini Nilai LHKPN-nya
- Mengenal Pinka Haprani: Anak Puan Maharani, Cucu Megawati, dan Cicit Soekarno yang Jadi DPR di Bawah 30 Tahun





