Menurut Prabowo, pemasangan reklame yang berlebihan justru merusak estetika kota dan mengurangi kenyamanan publik.
Ia menekankan perlunya penataan baliho dan spanduk agar kota Indonesia lebih tertata dan nyaman untuk warga.
Masalah Sampah di Bali dan Kota Lain
Sorotan Prabowo tidak hanya soal reklame, tetapi juga persoalan sampah di sejumlah daerah di kota Indonesia, termasuk Bali.
Ia menyinggung kritik dari pejabat luar negeri, termasuk dari Korea Selatan, yang menyebut pantai di Bali dipenuhi sampah sehingga bisa mengurangi minat wisatawan mancanegara.
Menurut Prabowo, Bali adalah wajah pariwisata Indonesia, dan masalah sampah yang belum tertangani bisa menjadi hambatan dalam menarik wisatawan.
“Indonesia indah, dia mau datang, lihat kumuh. Dia mau ke Bali, pantai Bali kotor,” ungkap Prabowo.
Kepala daerah diminta lebih serius menangani isu ini terutama di kawasan wisata sebelum menjadi masalah yang lebih besar.





