MEGAPOLITIK.COM - Mantan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati, kini menempuh babak baru dalam karier internasionalnya setelah mengakhiri masa jabatannya di pemerintahan.
Ia resmi mengemban dua posisi strategis di tingkat global, yakni sebagai dosen tamu di Blavatnik School of Government, University of Oxford dan anggota Dewan Pengurus Bill & Melinda Gates Foundation.
Dua peran bergengsi ini menunjukkan pengakuan dunia terhadap pengalaman dan keahlian Sri Mulyani dalam kebijakan publik dan ekonomi internasional.
Peran Akademis di Universitas Oxford
Setelah mengakhiri masa tugas sebagai Menteri Keuangan pada September 2025, Sri Mulyani langsung mendapatkan perhatian dari komunitas akademik dunia.
Pada 5 Desember 2025, Blavatnik School of Government University of Oxford secara resmi mengumumkan bahwa Sri Mulyani akan menjadi World Leaders Fellow untuk tahun 2026.
Program World Leaders Fellowship di Oxford merupakan inisiatif yang dirancang bagi para pemimpin dunia yang memasuki fase transisi dari kepemimpinan publik menuju tahap kontribusi global lainnya.
Dalam peran tersebut, Sri Mulyani akan mengajar dan memimpin diskusi bersama mahasiswa serta peserta dari berbagai negara.
Ia juga akan berbagi pengalaman mengenai strategi kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, dan perumusan kebijakan ekonomi yang efektif.
Pengangkatan ke Gates Foundation
Tidak lama setelah terpilih menjadi dosen tamu di Oxford, Sri Mulyani kembali mendapatkan pengakuan besar dari kancah global.
Pada 12 Januari 2026, Bill & Melinda Gates Foundation mengumumkan pengangkatan Sri Mulyani sebagai anggota Dewan Pengurus (Governing Board) yayasan filantropi tersebut.
Gates Foundation adalah salah satu lembaga filantropi terbesar di dunia yang berfokus pada isu kesehatan global, pengentasan kemiskinan, pendidikan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di negara berkembang.
Pengalaman Sri Mulyani yang luas dalam kebijakan ekonomi dan reformasi institusi dinilai sangat relevan dengan misi jangka panjang yayasan tersebut.
CEO Gates Foundation, Mark Suzman, menilai kehadiran Sri Mulyani di Dewan Pengurus akan memperkaya perspektif kebijakan organisasi.
Ia menyebut pengalaman Sri Mulyani penting dalam mendukung tujuan strategis yayasan, termasuk perluasan kesempatan kerja dan penguatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Kontribusi tersebut juga diharapkan berdampak pada peningkatan hasil pembangunan sosial di berbagai belahan dunia.
Politik dan Global
Penunjukan Sri Mulyani ke dua posisi bergengsi dalam kurun waktu singkat mencerminkan pengakuan internasional atas kapasitas kepemimpinan dan keahliannya dalam kebijakan fiskal dan pembangunan.
Rekam jejak Sri Mulyani sebagai salah satu menteri keuangan wanita pertama dan terlama di Indonesia menjadi modal penting dalam karier globalnya.
Pengalaman Sri Mulyani di lembaga internasional seperti Bank Dunia turut memperkuat legitimasi peran baru di panggung dunia. (daf)





