MEGAPOLITIK.COM - Kekurangan tenaga pendidik di Kota Samarinda kembali menjadi perhatian serius DPRD Samarinda.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Komisi IV DPRD mengusulkan penerapan skema Penyedia Jasa Layanan Perorangan (PJLP) sebagai alternatif dalam memenuhi kebutuhan guru di sekolah-sekolah.
Gagasan itu disampaikan saat rapat dengar pendapat antara Komisi IV DPRD Samarinda bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda yang digelar beberapa waktu lalu.
Dalam pertemuan tersebut, persoalan minimnya jumlah tenaga pengajar menjadi salah satu pembahasan utama.
Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, mengatakan kondisi kekurangan guru di Samarinda sudah berada pada level yang memerlukan penanganan segera.
Jumlah tenaga pendidik yang belum terpenuhi disebut mencapai sekitar 500 orang, mencakup jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama.





