Menurutnya, demokrasi harus terus dijaga melalui keterlibatan aktif masyarakat dalam mengawal kebijakan publik, termasuk dalam pengelolaan anggaran.
“Demokrasi itu bukan hanya memilih pemimpin, tapi juga memastikan kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada rakyat,” tegasnya.
Komitmen Perkuat Literasi Anggaran
Melalui kegiatan ini, DPRD Kaltim berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya transparansi dan akuntabilitas semakin meningkat.
Didik Agung juga mendorong adanya peningkatan literasi anggaran di tingkat desa agar masyarakat lebih kritis dan tidak mudah menerima informasi secara sepihak.
Dengan keterlibatan publik yang kuat, ia optimistis tata kelola pemerintahan di daerah dapat berjalan lebih bersih, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (adv)





