MEGAPOLITIK.COM - Proses penjaringan calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur kembali mendapat kritik.
Kali ini sorotan muncul dari internal DPRD Kaltim sendiri.
Damayanti, anggota Komisi III DPRD Kaltim, menyampaikan kekecewaannya terhadap mekanisme seleksi yang dinilai tidak transparan.
Ia menilai tahapan seleksi dilakukan secara tertutup dan tidak sesuai dengan komitmen keterbukaan yang sebelumnya disampaikan.
Menurutnya, beberapa fraksi tidak diberikan ruang yang memadai untuk menyampaikan masukan terkait kandidat anggota KPID.
Situasi tersebut membuat proses seleksi terkesan hanya diputuskan oleh kelompok tertentu.
“Kami sangat kecewa dengan keputusan yang dibuat rekan-rekan panitia, dalam hal ini Komisi I,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa persoalan ini bukan hanya terkait teknis administrasi, tetapi juga menyangkut etika lembaga.





