Ia merinci bahwa anggaran Rp44,15 miliar itu disalurkan untuk 9.563 mahasiswa dari tujuh PTN di Kaltim.
Adapun pencairan untuk PTS sebenarnya dijadwalkan mulai Jumat (14/11), namun tertunda akibat kendala administrasi.
“Seharusnya sudah mulai hari ini, tetapi ada 10 PTS yang rekening kampusnya tidak aktif,” jelasnya.
Menurutnya, pemerintah masih melakukan pendataan dan koordinasi lanjutan agar seluruh PTS segera memenuhi persyaratan, sehingga pencairan dapat dilakukan tanpa hambatan.
“Ini menjadi catatan kami,” singkatnya. (adv)





