Ia menilai semakin banyak pelaku usaha lokal yang terlibat dalam rantai distribusi program, semakin besar pula manfaat ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat.
DPRD Minta Regulasi Tidak Menghambat UMKM
Agar manfaat ekonomi dari program MBG dapat dirasakan secara luas, DPRD Samarinda mendorong pemerintah untuk memberikan kemudahan bagi pelaku usaha yang ingin terlibat sebagai pemasok.
Menurut Helmi, proses administrasi dan perizinan seharusnya dibuat lebih sederhana sehingga tidak menjadi hambatan bagi UMKM yang ingin berpartisipasi.
“Pemerintah harus memastikan aturan tidak berbelit. Pemasok jangan dipersulit dengan izin dan birokrasi yang panjang,” tegasnya.
DPRD meyakini sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mengoptimalkan dampak ekonomi Program MBG.
Dengan melibatkan lebih banyak pelaku usaha lokal, program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di Kota Samarinda. (adv)





