Empat kota kecil dengan karakteristik unik dan potensi strategis:
- Tana Toraja
- Maluku Tengah (Banda Neira)
- Pulau Morotai
- Pegunungan Arfak
Fokus Pembangunan: Infrastruktur & Ketahanan
Dody Hanggodo menekankan bahwa pembangunan kota prioritas bukan hanya soal gedung atau jalan, tetapi juga ketahanan pangan, pendidikan, dan energi.
Infrastruktur seperti irigasi, sekolah, dan jaringan transportasi menjadi prioritas utama agar masyarakat bisa menikmati manfaat pembangunan secara langsung.
“Melalui setiap proyek, kami bergerak cepat untuk memuliakan rakyat. Kota-kota prioritas ini akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus mengurangi kesenjangan pembangunan antar daerah,” ujar Dody.
Balikpapan dan Samarinda Jadi Titik Strategis
Kedua kota di Kalimantan Timur, Balikpapan dan Samarinda, termasuk dalam kategori kota perdagangan prioritas.
Kedua kota ini dipandang memiliki potensi ekonomi yang strategis, mengingat posisi geografis dan aktivitas perdagangan yang tinggi.
Pembangunan infrastruktur di kedua kota diharapkan memperkuat konektivitas regional dan nasional, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di Pulau Kalimantan.
Program 50 kota prioritas oleh Kementerian PU menegaskan arah pembangunan nasional yang lebih merata hingga 2029.
Dengan pembagian kategori kota metropolitan, industri, pariwisata, perdagangan, pendidikan, dan kota kecil spesial, pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi tidak hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa, tetapi juga menyebar ke seluruh Nusantara.
Kota-kota seperti Balikpapan dan Samarinda menjadi contoh wilayah strategis yang akan didorong pertumbuhannya melalui investasi infrastruktur, pendidikan, dan ekonomi kreatif. (tam)





