Ia menegaskan bahwa alokasi anggaran harus diarahkan untuk memenuhi kebutuhan mendasar warga, terutama akses air bersih, sanitasi layak, dan fasilitas kesehatan yang memadai.
“Pembangunan infrastruktur dasar seperti akses air bersih dan sanitasi layak wajib diprioritaskan. Itu faktor kunci untuk mencegah penyakit infeksi yang memperparah kondisi stunting,” tegasnya.
Politisi Golkar tersebut mengingatkan bahwa penanganan stunting tidak bisa dipikul oleh satu dinas saja.
Ia menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor agar seluruh program berjalan efektif dan saling mendukung.
“Ini tanggung jawab bersama. Semua pihak harus bergerak serempak,” ujar Andi Setya. (adv)





