“Salah satu manfaat dari keterlibatan adalah kita dapat mengangkat persoalan sensitif secara langsung, bukan hanya membahas peluang ekonomi,” kata Keir Starmer.
Meski demikian, pemerintah Inggris menegaskan tidak akan mencabut sanksi terhadap individu-individu asal China sebagai imbalan atas pencabutan pembatasan terhadap anggota parlemen Inggris.
Juru bicara Downing Street menyatakan bahwa keputusan tersebut tidak bersifat timbal balik dan tidak terkait dengan perubahan kebijakan sanksi Inggris.
Sikap ini diambil untuk menegaskan posisi Inggris dalam isu hak asasi manusia, khususnya terkait dugaan pelanggaran terhadap kelompok minoritas Uyghur di wilayah Xinjiang.
Latar Belakang Sanksi dan Respons Anggota Parlemen Inggris
Pada 2021, pemerintah China menjatuhkan sanksi terhadap sembilan warga Inggris, termasuk mantan pemimpin Partai Konservatif Iain Duncan Smith.
Mereka dituduh menyebarkan “kebohongan dan disinformasi” terkait isu Xinjiang.





