Keduanya lahir dari keluarga yang sama, putra dari KH Muhammad Cholil Bisri, yang dikenal sebagai garis ulama Nahdlatul Ulama.
Hubungan keluarga ini menegaskan bahwa Gus Yahya dan Yaqut sama-sama berasal dari lingkungan pesantren dan tradisi keulamaan yang kuat, meski keduanya menempuh jalur organisasi dan karier yang berbeda.
Saat ini Yaqut Cholil Qoumas tengah diperiksa KPK sebagai saksi dalam penyidikan dugaan korupsi kuota haji.
KPK telah melakukan langkah pencegahan, termasuk melarang Yaqut bepergian ke luar negeri, sembari mendalami bukti dan alur pembagian kuota.
Alasan Gus Yahya Sempat Kena Isu Pemakzulan
Sebagai informasi tambahan, isu pemakzulan terhadap Gus Yahya muncul karena adanya perbedaan sikap internal PBNU, terutama terkait kebijakan organisasi, gaya kepemimpinan, hingga dinamika yang berkembang di beberapa wilayah.
Sejumlah pihak disebut tidak sepakat dengan arah pengelolaan struktur tertentu sehingga rumor ultimatum sempat mencuat.
Namun, klarifikasi para kiai sepuh menegaskan bahwa pemakzulan tidak sah dan tidak sesuai mekanisme Muktamar.
Kesimpulan
Meski sebelumnya isu pemakzulan sempat menimbulkan kontroversi, pada 26 November 2025 PBNU secara resmi mencopot Gus Yahya dari jabatan Ketua Umum.
Latar belakang keluarga besar Gus Yahya yang kuat dalam tradisi ulama putra KH. Cholil Bisri, cucu K.H. Bisri Mustafa, keponakan Gus Mus, serta kakak dari Yaqut Cholil Qoumas tetap menegaskan posisi Gus Yahya sebagai bagian dari keluarga besar NU yang berpengaruh.
Namun, secara formal, jabatan kepemimpinannya di PBNU kini sudah tidak berlaku. (daf)





