Berdasarkan informasi teknis, tertundanya hal ini secara signifikan disebabkan oleh tertutupnya sebagian besar wilayah udara di sekitar Teluk Benggala.
Penutupan tersebut berkaitan dengan aktivitas uji coba militer, yakni peluncuran Rudal Agni-6 oleh otoritas setempat.
Tanggapan Operasional Manajemen Garuda Indonesia
Dari sisi operasional, manajemen Garuda Indonesia langsung mengaktifkan prosedur penanganan kondisi darurat di udara.
Tim operasi menggabungkan konsumsi bahan bakar pesawat secara real-time yang jauh melebihi perencanaan awal.
Pilot bertanggung jawab menjaga kestabilan putaran pesawat dalam pola holding yang telah ditentukan otoritas lalu lintas udara India.
Bagaimana Prosedur Keselamatan Penerbangan Maskapai Garuda Indonesia?
Sesuai prosedur keselamatan penerbangan yang diterapkan Garuda Indonesia, pilot wajib memastikan ketersediaan bahan bakar selalu berada di atas batas minimum yang ditetapkan.Batas tersebut mencakup bahan bakar untuk mencapai bandara alternatif terdekat ditambah cadangan 30 menit penerbangan.
Batasan tersebut mencakup bahan bakar untuk mencapai bandara alternatif terdekat ditambah cadangan 30 menit penerbangan.





