Pemerintahan Trump merinci jadwal serta pokok pembahasan setelah beberapa pekan melakukan persiapan.
Sejumlah isu yang akan dibahas meliputi perdagangan, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), Iran, hingga Taiwan.
Seorang pejabat senior Amerika Serikat menegaskan Washington tidak mengubah kebijakan terkait Taiwan, wilayah berpemerintahan sendiri yang diklaim China sebagai bagian dari teritori mereka.
Pernyataan tersebut muncul di tengah spekulasi bahwa Xi Jinping akan berupaya mendorong perubahan sikap AS terhadap Taiwan, termasuk meminta Trump menghentikan penjualan senjata ke Taipei.
Pejabat itu juga menyebut penjualan senjata AS ke Taiwan pada tahun pertama masa jabatan kedua Trump lebih besar dibandingkan seluruh periode pemerintahan Presiden Joe Biden.
Kunjungan ini menjadi lawatan pertama presiden AS ke China sejak kunjungan Trump pada 2017, di tengah meningkatnya ketegangan konflik Iran dan ketidakpastian situasi keamanan di Timur Tengah. (jay)





