Jalan beraspal sepanjang 6,2 kilometer juga dibangun di ruas Sp. Sidangoli-Jailolo, Ibu-Kedi, Kedi-Galela, serta Tolabit-Togoreba Tua.
Rencana 2026 lebih ambisius, yakni pembangunan lapen sepanjang 49,5 kilometer, jalan beraspal 15,5 kilometer, serta 12 unit jembatan baru dengan total bentangan 662 meter di berbagai wilayah, termasuk Halmahera, Pulau Mangoli, Pulau Makian, dan Kota Ternate.
Zona Hijau KPK dan Ekonomi Tumbuh 34,17 Persen
Dari sisi tata kelola, Maluku Utara berhasil masuk zona hijau Monitoring Center for Prevention milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan skor 89.
Tak hanya itu, pertumbuhan ekonomi Maluku Utara pada 2025 tercatat mencapai 34,17 persen, menjadikannya salah satu yang tertinggi di Indonesia.
Langkah Awal Menuju Maluku Utara yang Lebih Kuat
Satu tahun mungkin belum cukup untuk menyelesaikan seluruh tantangan pembangunan sang Gubernur Maluku Utara.
Namun, dalam 365 hari pertama, arah perubahan sudah terlihat jelas.
Pendidikan lebih terjangkau, kesehatan lebih merata, petani dan nelayan lebih berdaya, serta konektivitas antarwilayah semakin terbuka.
Perjalanan masih panjang, tetapi langkah menuju Maluku Utara yang lebih kuat telah dimulai.
(est)





