Selain pendidikan, DPRD Samarinda juga menyoroti dampak perubahan struktur ekonomi Kalimantan Timur yang mulai bergeser dari sektor pertambangan menuju ekonomi hijau.
Menurut Sri Puji, perubahan tersebut berpotensi memengaruhi kebutuhan tenaga kerja di sektor tambang yang selama ini menjadi salah satu penyerap tenaga kerja terbesar.
Namun ia menegaskan, perhatian pemerintah tidak boleh hanya tertuju pada pekerja yang berpotensi terkena PHK.
“Yang harus dipikirkan itu bagaimana menyiapkan lapangan kerja baru bagi pengangguran terbuka yang jumlahnya masih banyak,” katanya.
Dorong Perdagangan, Jasa dan Ekonomi Kreatif
Sri Puji menilai pemerintah daerah perlu memperkuat sektor-sektor alternatif yang mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Sektor perdagangan, jasa, dan ekonomi kreatif dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi penopang ekonomi daerah di tengah proses transisi menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan.
Menurutnya, strategi tersebut penting agar perubahan arah pembangunan tidak menimbulkan persoalan baru berupa meningkatnya angka pengangguran di Kota Samarinda maupun Kalimantan Timur secara umum. (adv)





