Dalam pernyataan tersebut, Trump bahkan menggunakan ungkapan keras seperti “death, fire, and fury” untuk menggambarkan potensi kehancuran yang bisa terjadi jika konflik semakin meningkat.
Meski demikian, Trump menambahkan bahwa ia berharap skenario tersebut tidak benar-benar terjadi.
- Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Baru Iran, Trump Mengaku tidak Senang dan Ini Alasannya…
- Spanyol Tegaskan “No to War”, Tolak Ikut Campur Konflik AS‑Israel‑Iran Meski Diancam Trump
- Selain Selat Hormuz, Jalur Malaka hingga Terusan Panama Ternyata Punya Peran Besar di Perdagangan Global, Begini Faktanya…
Selat Hormuz Jalur Energi Paling Vital di Dunia
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia.
Jalur sempit yang berada di antara Iran dan Oman ini menjadi rute utama pengiriman minyak dari negara-negara Teluk menuju pasar global.
Sekitar seperlima pasokan minyak dunia melewati selat tersebut setiap hari, menjadikannya titik krusial bagi stabilitas energi global.
Karena perannya yang sangat penting, setiap gangguan di Selat Hormuz dapat langsung memicu lonjakan harga minyak dunia serta ketidakstabilan ekonomi global.
Trump dalam pesannya bahkan menyebut bahwa menjaga aliran minyak melalui selat tersebut bukan hanya kepentingan Amerika Serikat, tetapi juga negara-negara besar lain seperti China yang sangat bergantung pada impor energi dari kawasan Timur Tengah.





