MEGAPOLITIK.COM - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Samarinda dinilai sudah memiliki aturan dan petunjuk teknis yang jelas.
Namun, DPRD menilai persoalan utama yang masih terjadi justru terletak pada rendahnya pemahaman masyarakat terhadap mekanisme tersebut.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, mengatakan pemerintah sebenarnya telah melakukan sosialisasi hingga tingkat kecamatan dan sekolah.
Namun, informasi tersebut belum sepenuhnya dipahami secara merata oleh masyarakat.
Akibatnya, masih banyak orang tua yang datang langsung meminta bantuan agar anak mereka bisa masuk ke sekolah negeri tertentu.
Aturan Sudah Jelas, Tapi Masih Banyak yang Bingung
Sri Puji menegaskan bahwa ketentuan SPMB di Samarinda, termasuk daya tampung sekolah, sudah diatur secara jelas dalam petunjuk teknis yang berlaku. Persoalannya, aturan tersebut belum sepenuhnya dipatuhi dan dipahami di lapangan.





