“Masih banyak RT yang belum tahu mekanismenya. Padahal ini penting supaya masyarakat tidak bingung saat pendaftaran dibuka,” katanya.
Ia juga menyoroti masih adanya orang tua yang berupaya memaksakan anaknya masuk ke sekolah tertentu, yang pada akhirnya dapat memicu praktik tidak sehat dalam proses penerimaan siswa baru.
DPRD Minta Sosialisasi Diperluas
Untuk mengatasi hal tersebut, DPRD Samarinda meminta pemerintah memperluas sosialisasi melalui berbagai saluran, mulai dari media sosial, spanduk di sekolah, hingga penyuluhan langsung ke masyarakat.
“Kami berharap dengan pemahaman yang lebih baik, masyarakat dapat menerima sistem penerimaan yang sudah ditetapkan dan tidak lagi hanya berfokus pada sekolah-sekolah tertentu,” pungkasnya. (adv)





