Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwanto, menyebut perbaikan saat ini sudah berjalan dan ditargetkan seluruh gerbang tol beroperasi normal pada 10 September 2025.
"Tujuh gerbang tol yang rusak itu antara lain GT Senayan arah Grogol, GT Semanggi 1, GT Semanggi 2 arah Cawang, GT Pejompongan, GT Slipi 1, GT Slipi 2, dan GT Kuningan 1," jelas Rivan.
Untuk kerusakan berat, perbaikan fisik diproyeksikan membutuhkan waktu hingga enam bulan.
Sementara itu, transaksi sementara tetap dilayani secara manual menggunakan mobile rider (MR) agar pengguna jalan tol tetap bisa beraktivitas tanpa hambatan. (tam)
Baca juga:





