10. Papua mencatat APBD 2025 sebesar Rp2,61 triliun dengan rasio utang terhadap APBD sebesar 44,43 kali.
Ketimpangan Skala Utang dan Kapasitas Daerah
Dari data itu terlihat betapa besar skala pembiayaan proyek nasional dibanding kemampuan fiskal daerah.
Utang proyek Whoosh memang “hanya” 1,4 kali lebih besar dari APBD DKI Jakarta, tapi nilainya bisa mencapai 40 kali lipat APBD Papua atau 22 kali APBD Yogyakarta.
Jika seluruh 10 provinsi dalam tabel dijumlahkan, total APBD-nya sekitar Rp 189 triliun hanya sedikit lebih besar dari total utang proyek Whoosh.
Artinya, satu proyek infrastruktur saja sudah setara dengan hampir seluruh belanja publik dari sepuluh provinsi besar dan menengah di Indonesia.
Kesimpulan
Meski pembiayaan dilakukan lewat skema BUMN dan pinjaman luar negeri, perbandingan ini menunjukkan skala utang yang tidak kecil dalam konteks ekonomi nasional.
Pemerintah berharap tenor 60 tahun dapat membuat cicilan tahunan lebih ringan, namun publik menilai penting untuk terus memantau transparansi pembayaran dan kontribusi ekonominya.
Dengan menempatkan nilai Rp 116 triliun ini dalam konteks perbandingan utang whoosh dengan APBD, masyarakat bisa lebih mudah memahami betapa besar proyek strategis ini dan seberapa lama dampak fiskalnya akan terasa. (daf)





