Kamis, 2 April 2026

Perbedaan Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus dan Novel Baswedan

Ini Dampak Serangan terhadap Korban

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:18

KASUS - Novel Baswedan dan Andrie Yunus pernah menjadi korban serangan penyiraman air keras (Kolase: Mega Politik)

Dua orang pelaku menyiramkan cairan keras ke wajahnya sebelum melarikan diri.

Berbeda dengan itu, serangan terhadap Andrie Yunus terjadi pada 2026 setelah ia menghadiri kegiatan diskusi atau podcast yang membahas isu aktivisme dan kebijakan negara.

Setelah kegiatan tersebut, Andrie Yunus diserang oleh orang tak dikenal yang menyiramkan air keras kepadanya saat tengah mengendarai motor di jalan.

Pelaku diketahui dua orang dengan kendaraan bermotor yang jalan dari arah berlawanan mendekati Andrie Yunus.

Pasca melakukan penyiraman air keras, kedua terduga pelaku tersebut langsung melajukan motor dan sosok di posisi penumpang motor terlihat sempat menundukan wajah di balik sang pengemudi.

Dampak Serangan terhadap Korban

Serangan terhadap Novel Baswedan menyebabkan kerusakan serius pada bagian mata.

Novel Baswedan harus menjalani perawatan medis intensif dan sempat menjalani operasi di luar negeri.

Sementara itu, akibat insiden penyiraman cairan tersebut, Andrie Yunus mengalami luka bakar yang mencakup sekitar 24 persen bagian tubuhnya.

Serangan penyiraman air keras tersebut menyebabkan luka serius pada sejumlah bagian tubuh Andrie Yunus.

Beberapa area tubuh yang dilaporkan mengalami luka, antara lain tangan kanan dan kiri, wajah, dada, area mata.

Korban saat ini masih menjalani perawatan medis intensif untuk memastikan dampak luka akibat cairan kimia tersebut tidak semakin memburuk.

Perkembangan Proses Hukum

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink