Sementara itu, proses rekrutmen tenaga pendidik baru dinilai belum mampu menutup kebutuhan yang terus bertambah.
Akibatnya, sejumlah sekolah terpaksa melakukan berbagai penyesuaian agar proses pembelajaran tetap berjalan.
DPRD Dorong Solusi Permanen
Komisi IV DPRD Samarinda menilai pemerintah pusat perlu menyiapkan kebijakan yang lebih menyeluruh untuk mengatasi krisis tenaga pendidik, terutama di daerah.
Salah satu langkah yang didorong adalah pembukaan formasi CPNS khusus guru secara lebih luas serta penguatan proses rekrutmen tenaga pendidik agar kebutuhan sekolah dapat dipenuhi secara bertahap.
Menurut Ismail, keberlanjutan pendidikan tidak boleh bergantung pada kebijakan sementara semata. Pemerintah perlu memastikan tersedianya tenaga pengajar yang cukup untuk menjawab kebutuhan pendidikan dalam jangka panjang.
“Kita berharap ada solusi permanen, tidak hanya solusi yang sifatnya sementara,” tegasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan membangun sumber daya manusia yang berkualitas menuju Generasi Emas 2045 sangat bergantung pada kesiapan pemerintah dalam memastikan kebutuhan guru terpenuhi di seluruh jenjang pendidikan. (adv)





